KAMPUS KARIER

Rektor UWM Tekankan Pentingnya Kebinekaan bagi Mahasiwa Penerima Beasiswa Afirmasi

  • Administrator
  • Jumat, 14 Maret 2025
  • menit membaca
  • 54x baca
Rektor UWM Tekankan Pentingnya Kebinekaan bagi Mahasiwa Penerima Beasiswa Afirmasi

Rektor UWM Tekankan Pentingnya Kebhinekaan bagi Mahasiswa Penerima Beasiswa Afirmasi

Yogyakarta, jogja-ngangkring.com  – Dalam upaya membangun karakter akademisi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi, Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., menegaskan pentingnya kebhinekaan kepada para mahasiswa penerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi. Bertempat di Ruang Auditorium Papan Piwulangan, Kampus Terpadu UWM pada Kamis (13/3), puluhan mahasiswa yang sebagian besar berasal dari Papua dan wilayah Indonesia Timur lainnya, mendapatkan arahan langsung dari Prof. Edy. Didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Roni Sulistyanto Luhukay, S.H., M.H., ia mengajak mahasiswa untuk menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan akademik dan sosial mereka.

"Sebagai mahasiswa yang datang dari berbagai daerah, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menghormati budaya lokal di tempat kita menimba ilmu. Adaptasi bukan hanya soal kebiasaan, tetapi juga bentuk penghormatan kepada masyarakat dan upaya membangun harmoni," ujar mantan Ketua Forum Rektor Indonesia itu. Lebih dari sekadar keberhasilan akademik, Prof. Edy menekankan bahwa mahasiswa penerima beasiswa afirmasi juga harus memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Ia mengingatkan bahwa beasiswa yang mereka terima bukan hanya sekadar bantuan finansial, tetapi juga amanah yang harus dijaga. "Mahasiswa diharapkan tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Edy juga menyoroti pentingnya sikap, moral, dan etika dalam interaksi sosial. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh karakter yang kuat dan sikap yang baik dalam berinteraksi dengan sesama.

"Attitude yang baik, moral yang kuat, serta etika dalam berinteraksi harus dipupuk sejak masa kuliah. Ini yang akan menentukan keberhasilan mahasiswa, tidak hanya di dunia akademik, tetapi juga di kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja nantinya," jelasnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia adalah kekuatan besar yang harus dijaga bersama. Perbedaan budaya, bahasa, dan adat istiadat bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang patut disyukuri. "Sebagai mahasiswa, kita harus menjunjung tinggi nilai kebhinekaan. Inilah makna dari Unity in Diversity," tegasnya.

Pesan yang disampaikan oleh Rektor UWM ini mendapatkan respons positif dari para mahasiswa yang hadir. Mereka merasa semakin termotivasi untuk tidak hanya fokus pada studi, tetapi juga aktif dalam membangun lingkungan sosial yang harmonis dan inklusif. Acara ini menjadi bukti nyata komitmen UWM dalam mendukung pengembangan mahasiswa penerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi, agar mereka tidak hanya berkembang secara akademik tetapi juga menjadi individu yang adaptif, menghargai keberagaman, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Dengan semangat Unity in Diversity, mahasiswa UWM diharapkan mampu membawa perubahan dan membangun masa depan yang lebih baik bagi bangsa. (Yun)

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar