Sun Marino Indonesia Siap Entaskan Pengangguran Bersama PT Baham Putra Abadi
(Foto: Arya Aryanto)
Yogyakarta, jogja-ngangkring.com - Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kerja (LP2K) Sun Marino Indonesia siap bekerjasama dengan PT. Baham Putra Abadi dalam pemenuhan kebutuhan tenaga migran yang mencapai 200.000 orang di sektor hotel dan restaurant di Turki. "Sun Marino Indonesia siap kerja sama mengentaskan pengangguran dengan menyuplai tenaga migran untuk PT Baham Putra Abadi. Untuk tahun 2025 ini dari target PT Baham 2.400 personil, kami akan berkontribusi minimal 300 orang. Namun bila dibutuhkan Sun Marino siap menyuplai 1000 tenaga kerja," kata Direktur LP2K Sun Marino Indonesia Arya Ariyanto kemarin di Kantor LP2K Sun Marino Indonesia di Jogkem Alkid Jl. Langenastran Lor 51 Panembahan Kraton Yogyakarta. Pernyataan Arya tersebut berkaitan dengan penjelasan PT Baham Putra Abadi pada acara Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja ke Turkiye bersama 50 pimpinan LPK Perhotelan se DIY Jateng di Hotel Cavinton Yogyakarta tanggal 10 Januari 2025.
Direktur Utama PT. Baham Putra Abadi Irwandi Rustam mengatakan, Turki membuka peluang besar bagi tenaga kerja Indonesia di sektor perhotelan dan restoran. Di Turki, kebutuhan tenaga kerja untuk sektor tersebut mencapai 250.000 orang per tahun, dimana 80% diantaranya merupakan tenaga kerja migran. Kesempatan ini menjadi peluang baru yang sangat menjanjikan bagi pekerja migran. Dan melihat potensi besar ini, PT Baham Putra Abadi, perusahaan resmi Pelaksana Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), siap melakukan kerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan sekolah pariwisata di DIY dan Jawa Tengah.
(Foto: Irwandi Rustam)
Irwandi Rustam yang juga anggota ASOSIASI PERPEMINDO (Perkumpulan Pengusaha Penempatan Migran Indonesia) menjelaskan bahwa fokus perusahaan sejak 2022 adalah ke Turki karena peluang besar di sana, terutama dalam sektor hospitality. “Turki membutuhkan tenaga kerja di sektor hotel dan restoran, dengan gaji minimum saat ini yang mencapai 630 dolar AS atau setara dengan 21.000 Lira Turki. Peluang ini sangat baik karena kebutuhan tenaga kerja di sana terus meningkat setiap tahunnya,” ungkap Irwandi. Menurut Irwandi, orientasi ke pasar Eropa, khususnya Turki, memberikan keuntungan lebih besar dibanding negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, yang sebelumnya menjadi fokus PT Baham. Gaji yang lebih tinggi dan kebutuhan tenaga kerja di sektor-sektor profesional menjadi alasan utama pergeseran tersebut. “Saat ini kami menargetkan untuk mengirimkan 300 tenaga kerja di tahun 2024 untuk musim kerja 2025. Selanjutnya, kami menargetkan 2.000 hingga 2.400 tenaga kerja untuk tahun 2025. Target kami masih sangat kecil, hanya sekitar satu persen dari total kebutuhan tenaga kerja perhotelan di Turki,” tambahnya.
Menindaklanjuti peluang tersebut, Direktur Sun Marino Arya Ariyanto menekankan pentingnya pemilihan dan penempatan tenaga kerja yang tepat. "Kami berkomitmen dan memastikan Tenaga Migran Indonesia yang akan direkrut PT. Bahan Putra Abadi memiliki kompetensi dan dedikasi yang tinggi karena akan melalui beberapa tahap perekrutan." Langkah yang akan dilakukan untuk andil dalam suplai tenaga migran tersebut, lanjut Arya, Sun Marino akan melakukan sosialisasi mengajak masyarakat terutama generasi muda mengambil peluang ini. "Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan kerja sama pengentasan pengangguran dan peningkatan ekonomi masyarakat dengan Pemkab Kulonprogo dan Pemkab lainnya di DIY. InsyaAllah semua berjalan lancar." (Yun)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar