SENI BUDAYA

Koseta Tegaskan Seniman sebagai Wira Bangsa

  • Administrator
  • Minggu, 09 November 2025
  • menit membaca
  • 210x baca
Koseta Tegaskan Seniman sebagai Wira Bangsa

KOSETA Tegaskan Seniman sebagai Wira Bangsa

Bantul, jogja-ngangkring.com -  Peringatan Hari Pahlawan tahun ini dirayakan dengan cara berbeda di Makam Seniman Budayawan Giri Sapto, Imogiri, Bantul. Pada Minggu (9/11/2025), Koperasi Seniman Yogyakarta (KOSETA) menggelar ziarah dan penyerahan Piagam Wira Bangsa kepada keluarga tiga tokoh seni yaitu Sapto Hoedojo, Kusbini, dan Liberty Manik. Acara yang juga melibatkan Panitia 100 Tahun Sapto Hiedojo dan Milenial Berbudaya itu dihadiri oleh sejumlah tokoh budaya Yogyakarta, termasuk Yani Saptohoedojo, Mami Kartika Affandi, Taufik Rahzen, Sri Widati Idham Samawi, dan Yusman.

Ketua KOSETA, Sigit Sugito, menegaskan bahwa penghargaan ini diberikan untuk menandai peran seniman dalam kehidupan kebangsaan.
“Peringatan Hari Pahlawan bukan hanya milik mereka yang berjuang dengan senjata. Seniman juga berjasa menjaga nilai dan jati diri bangsa. Karena itu kami menyebut mereka wira bangsa,” ujarnya.

Piagam pertama diberikan kepada keluarga almarhum Sapto Hoedojo, pelukis sekaligus pendiri Makam Seniman Budayawan Giri Sapto. Penghargaan berikutnya diberikan kepada keluarga almarhum Kusbini, pencipta “Bagimu Negeri,” dan kepada keluarga Liberty Manik, pencipta “Satu Nusa Satu Bangsa.”

Menurut Sigit, karya para tokoh tersebut sudah lama menjadi bagian dari napas kebangsaan.
“Kita perlu memberi tempat yang jelas bagi seniman dalam peringatan Hari Pahlawan, karena karya mereka ikut membentuk cara bangsa ini memandang dirinya,” kata Sigit.

Ziarah ditutup dengan doa dan tabur bunga, sekaligus pengingat bahwa seni bukan hanya ekspresi, tetapi juga kontribusi bagi kehidupan bangsa. (Tor)

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar