DOLAN JAJAN

Perjuangan Nelayan Pangandaran di Pantai Gesing

  • Administrator
  • Selasa, 19 Maret 2024
  • menit membaca
  • 202x baca
Perjuangan Nelayan Pangandaran di Pantai Gesing

Perjuangan Nelayan Pangandaran di Pantai Gesing

Gunungkidul, jogja-ngangkring.com - Usai subuh di Pantai Gesing, Girikerto, Panggang, Gunungkidul. Pada gelap pagi dan dingin udara beraroma garam, riak kecil di kehitaman laut seolah menyambut para nelayan yang tengah bersiap untuk melaut. Di bibir pantai, perahu-perahu tradisional dilepaskan dari tambatan,  siap meluncur..

Ada dua kelompok besar nelayan di Gunungkidul, yaitu penduduk asli dan nelayan pendatang. Nelayan asli Gesing memilih untuk turun ke laut sekitar jam dua siang, kembali menjelang petang, dan menjual hasil tangkapan mereka di Pantai Gesing saja karena di pagi hari mereka melakukan pekerjaan lain seperti bertani ataupun mengurus ternak.

Nelayan pendatang berangkat jam lima pagi dari Pantai Gesing dan tiba di TPA Depok, Bantul sekitar pukul 10.00 pagi. “Bila dibanding di Gesing, harga jual tangkapan kami lebih tinggi di TPA Depok,” kata Ujang, seorang nelayan asal Pangandaran, Jawa Barat.

"Kita tidur di sini, mengontrak rumah untuk rombongan sekedar untuk istirahat dan masak," imbuh Didin, teman Ujang.

"Pencarian ikan selalu berpindah dari pantai ke pantai, tergantung yang sedang musim ikan  kawasan laut mana. Kalau melautnya di seputaran Cilacap dan Kebumen, bisa tiap minggu atau dua minggu sekali pulang. Kalau melaut nya sekitaran Jogja misalnya Glagah, Depok, atau Gesing ya sebulan sekali pulang. Kami juga pernah  ke Banyuwangi dan Bali, serta Pantai Lagundi di dekat Gunung Krakatau. Kalau jauh begitu pulangnya dua bulan satu kali," lanjut Didin.

Hasil tangkapan setiap harinya tidak tentu. Dengan pengetahuan turun-temurun dan intuisi yang tajam, mereka memilih lokasi yang tepat untuk menjaring ikan.

“Ketika musim ikan bisa dapat lebih dari 100 kg. Saat ini sedang musim ikan bawal, tiap kali melaut  bisa mendapat sekitar 40 kg ikan. Namun meski kegiatan ini sudah dijalani puluhan tahun, hasil tangkapan terkadang tidak memuaskan atau atau bahkan nyaris nihil. Dan dari banyak tempat yang kami jelajahi, yang relative banyak ikannya itu Cilacap, mungkin karena ada teluk dan selatnya," Ujang menambahkan..

Ada lima kapal nelayan dari Pangandaran yaitu: Putra Jaya, Berkah Jaya, Kennedy, Soponyono dan Harapan Jaya. Masing-masing digawangi dua nelayan. sehingga sat ini ada sepuluh orang nelayan Pangandaran di Pantai Gesing. Ujang, Didin dan kawan-kawan, menjemput rejeki jauh dari tempat asal, semangat dan harapan tetap menyala demi perbaikan nasib generasi penerusnya. (yun)

 

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar