Journey Sculpture: Eksplorasi Wacana dan Estetika Pematung Yogyakarta
Yogyakarta, jogja-ngangkring.com - Pameran patung "Journey Sculpture Exhibition" kembali digelar, menginjak edisi ketiganya yang bertajuk "Journexplore." Acara ini diselenggarakan oleh Asosiasi Pematung Indonesia (API) Daerah Istimewa Yogyakarta dan menampilkan eksplorasi wacana serta estetika seni patung khas Yogyakarta melalui karya-karya unik dan beragam.
Pembukaan resmi pameran berlangsung pada Sabtu, 19 Oktober 2024, di Taman Budaya Yogyakarta oleh Kepala Taman Budaya Yogyakarta, Dra. Purwiati, dan berakhir pada 28 Oktober 2024. Pameran "Journey #3" terbuka untuk umum setiap hari, mulai pukul 11.00 hingga 20.00 WIB, di Ruang Galeri Taman Budaya Yogyakarta.
Sebanyak 28 seniman anggota API DIY berpartisipasi dalam pameran ini, didukung oleh 6 seniman undangan. Selain itu, turut dipamerkan karya penghormatan untuk dua seniman legendaris yang telah wafat, yaitu Alm. Mon Mudjiman dan Alm. Amboro Liring.
Pada kesempatan ini, API DIY juga menyerahkan Patung Joko Pinurbo kepada keluarga besar sastrawan tersebut. Patung ini pertama kali dipamerkan dalam peringatan 40 hari wafatnya Jokpin di Monumen Serangan Umum 1 Maret dan telah tampil di sejumlah pameran, termasuk "Pameran Membaca Jokpin" dan "Pameran Azimat-Siasat" dalam Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2024.
Ketua pelaksana pameran, Purwanto, menyatakan bahwa acara ini merupakan bagian dari program tahunan API DIY, yang bertujuan memperkaya dan memperluas wawasan seni patung di Yogyakarta. "Setiap edisi, kami selalu menampilkan karya dari anggota API DIY, dan kali ini kami memberikan ruang lebih bagi seniman muda untuk berpartisipasi sebagai seniman undangan," ujarnya. (Yun)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar