TERAS

Warga Golo Antusias Sampaikan Aspirasi pada Afnan-Singgih

  • Administrator
  • Jumat, 27 September 2024
  • menit membaca
  • 87x baca
Warga Golo Antusias Sampaikan Aspirasi pada  Afnan-Singgih

Warga Golo Antusias Sampaikan Aspirasi pada Afnan - Singgih

 

Yogyakarta, jogja-ngangkring.com. - Suasana penuh kehangatan dan antusiasme mewarnai acara “Sambut Pak Afnan-Singgih Calon Bapaknya Pelayan Warga Jogja” yang berlangsung pada Rabu sore (25/9) di kediaman Hary Sutrasno, warga kampung Golo, Umbulharjo. Acara ini diinisiasi oleh warga yang ingin menyampaikan aspirasi mereka langsung kepada calon pemimpin kota Yogyakarta. Perwakilan dari berbagai kemantren, seperti Gondomanan, Kraton, Umbulharjo, dan Kotagede, serta komunitas difabel dan warga Madura, turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Hary Sutrasno, sebagai tuan rumah, menjelaskan bahwa acara ini awalnya diinisiasi oleh warga kampung Golo, namun kemudian berkembang hingga melibatkan berbagai kemantren dan komunitas di Yogyakarta. "Acara ini murni dari warga, awalnya hanya diikuti warga Golo, namun semakin banyak yang ingin bergabung untuk menyampaikan aspirasi mereka," jelasnya. Berbagai permasalahan warga mencuat dalam acara ini. 

Guntoro, putra dari pelawak legendaris KRT Guno, mewakili warga kemantren Kraton menyampaikan keresahannya terkait banyaknya anak muda yang putus sekolah dan bekerja serabutan di lingkungannya. "Kami berharap Pak Afnan dan Pak Singgih bisa memberikan solusi untuk meningkatkan taraf hidup mereka," ujarnya. Masalah sampah juga menjadi perhatian warga.

Nur Dwi dari kemantren Umbulharjo meminta agar pasangan ini segera mengatasi darurat sampah jika terpilih nanti. Di sisi lain, Suryono, warga Gondomanan, berpesan agar Afnan-Singgih bekerja jujur dan berhati-hati seperti Walikota Hery Zudianto, serta meninggalkan warisan yang baik untuk kota Yogyakarta.

Permintaan untuk meningkatkan ruang publik juga disampaikan oleh Siswanto, perwakilan dari Kotagede. Ia mengusulkan agar ruang publik diadakan di setiap RW jika pasangan ini memegang jabatan walikota.

Yuni Ais, seorang tuna daksa, mewakili komunitas difabel meminta perhatian khusus dalam bentuk pelatihan keterampilan yang dapat meningkatkan kompetensi difabel untuk mengakses lebih banyak peluang kerja.

Mustofa, seorang advokat yang mewakili komunitas warga Madura, menyampaikan terima kasih kepada Yogyakarta yang telah memberikan peluang pendidikan dan penghidupan bagi sekitar 32 ribu warga Madura di kota ini, serta menyatakan siap bersinergi untuk membangun Yogyakarta yang lebih baik.

Afnan dan Singgih menanggapi semua masukan tersebut dengan penuh apresiasi. "Kami berterima kasih atas prakarsa warga. Semua aspirasi ini telah kami catat. Jika nanti diberi amanah oleh Allah untuk menjadi pemimpin, kami akan berupaya sebaik mungkin menjadi pelayan warga Yogya," kata Afnan. Ia menambahkan, masalah sampah akan diselesaikan dalam 100 hari, dan berbagai isu lainnya akan diatasi dengan pendekatan berbasis keluarga sehat, cerdas, dan beriman. Afnan juga berjanji akan mengalokasikan dana Rp100 juta per RW untuk menangani masalah-masalah di tingkat komunitas.

Di akhir acara, hadir juga keturunan Pahlawan Nasional seperti keluarga Pangeran Diponegoro, Nyi Ageng Serang, Ki Hadjar Dewantara, dan Kasman Singodimedjo yang secara pribadi mendukung pasangan Afnan-Singgih.

Widyawati, cucu Ki Hadjar Dewantara, menyampaikan bahwa pasangan ini memiliki jiwa kepahlawanan yang tulus berjuang untuk rakyat, hidup sederhana, dan menjunjung tinggi kejujuran. Ia berharap Afnan-Singgih dapat amanah dan selalu menyayangi warga jika terpilih.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan obrolan hangat antara Afnan-Singgih dengan warga yang penuh semangat untuk perubahan.(Yun)

 

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar