TERAS

Pameran Lukisan 'Jiwa Pancasila'

  • Administrator
  • Senin, 22 Juli 2024
  • menit membaca
  • 116x baca
Pameran Lukisan 'Jiwa Pancasila'

Pameran Lukisan 'Jiwa Pancasila'

Yogyakarta, jogja-ngangkring.com - Pameran lukisan sebagai salah satu bentuk ekspresi seni budaya dan kreativitas memiliki potensi besar untuk menarik wisata lokal maupun mancanegara. "Kegiatan ini tidak sekedar menjadi ajang apresiasi karya seni namun juga menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin menikmati karya seni lukis dari para seniman Yogyakarta," kata Sekretaris Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DIY Arya Ariyanto SE MMPar dalam pembukaan Pameran Lukisan di Top Malioboro Hotel Jalan HOS Tjokroaminoto 145 Yogyakarta kemarin. 

Pameran lukisan bertema: Jiwa Pancasila dalam rangka HUT RI dibuka Minggu (21/7/24) dan berlangsung hingga 21 Agustus 2024. Sebanyak 34 karya lukis dari 14 seniman Yogyakarta dipajang di venue di Restoran Arjuna dan Top Caffe Top Malioboro Hotel. Para seniman Yogyakarta yang tampil dalam pameran yang dikuratori Dr. Hajar Pamadhi ini adalah: Agus Nuryanto alias Agus Wayang (Koordinator Pameran), Dodot, Lukman, Adi Prana, Haryo Sas Supomo, Azizah, Purwadi, Aliegopal, Raden Raharja, Muh. Mungkin, Edopopo, Andre Wijaya dan Rika. 

Lebih lanjut Arya Ariyanto yang juga Direktur Utama PT Jogkem Grup mengatakan dari pameran lukisan Top Malioboro Hotel ini diharapkan meluas ke hotel lain seluruh DIY. Oleh karena itu, kepada para seniman ia berharap semakin aktif menggelar pameran lukisan. "Hubungan antara pariwisata dan pameran lukisan memperlihatkan dampak positif dalam meningkatkan daya tarik destinasi wisata di Yogyakarta. Data Dinas Pariwisata Yogyakarta jumlah kunjungan wisatawan meningkat selama periode berlangsungnya pameran seni lukis pada 2023.


Dengan pameran ini lanjut Arya yang juga ikut meramaikan bursa kontestasi Pemilihan Walikota Kota Yogyakarta, para wisatawan tidak hanya menikmati keindahan karya seni, tetapi juga berinteraksi langsung dengan seniman, belajar tentang proses kreatif dan membeli karya seni sebagai oleh-oleh. "Semoga ini mendapat support dari Pemkot, komunitas seniman, dan pelaku industri pariwisata (PHRI) menjadi kunci sukses dalam menggelar pameran lukis yang menarik."
Melalui sinergi ini, kata dia, pameran seni lukis dapat dikemas menjadi acara menarik berkelanjutan sekaligus mendukung sekaligus perkembangan ekonomi kreatif dan industri pariwisata. 

General Manager (GM) Top Malioboro Hotel, Agus Rahmanudin mengatakan pameran lukis di Top Malioboro Hotel baru kali pertama dan akan terus berlanjut. Bahkan diharapkan pula pameran ini juga akan diikuti hotel-hotel di DIY serta sektor pariwisata lain.

Koordinator Pameran Agus Nuryanto alias Agus Wayang berharap pameran ini akan mengundang masyarakat untuk karya seni lukis dari seniman Yogyakarta. Selain sebagai sarana promosi, mensosialisasikan karya seni, pameran juga sukses mendatang finansial. "Semoga dari melihat pameran ini masyarakat ada yang minat untuk mengoleksi karya lukis ini."(Yun)

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar