TERAS

Dhaup Ageng Pakualaman

  • Administrator
  • Jumat, 12 Januari 2024
  • menit membaca
  • 113x baca
Dhaup Ageng Pakualaman

Yogyakarta, jogja-ngangkring.com - Pura Pakualaman menggelar Hajat Dalem Dhaup Ageng Pakualaman, yakni pernikahan putra bungsu KGPAA Paku Alam X dan GKBRAA Paku Alam, BPH Kusumo Kuntonugroho dengan dr. Laily Annisa Kusumastuti. Rangkaian acara pernikahan tersebut dimulai pada 7 hingga 11 Januari 2024, Ijab dilaksanakan pada  Rabu 10-01-2024 pukul 08.30 WIB. 

Mas Ngabehi Citropanambang, Urusan Pranatan Lampah, menjelaskan bahwa pada pelaksanaan ijab atau akad nikah, calon pengantin perempuan berada di pengulon. Calon pengantin laki-laki dari Gedhong Ijem berjalan didampingi sesepuh dan kerabat menuju Masjid Agung Pakualaman. 

Mereka mengenakan busana batik motif Indra Widagda, yang memiliki makna Indra yang pandai. Motif ini pertama kali dibuat berdasarkan iluminasi Bathara Indra dalam naskah kuno Sestradisuhul dan Sestra Ageng Adidarma.

Setelah ijab, prosesi panggih atau pertemuan pengantin laki-laki dengan pengantin perempuan dilaksanakan di tratag Bangsal Sewatama. Upacara panggih melibatkan pasrah sanggan, diikuti dengan pengantin laki-laki dan perempuan menuju tratag  Bangsal Sewatama, disertai tampilan Durbala Singkir, dua pasang abdi dalem pembawa kembar mayang, dan kemudian kembar mayang dibawa keluar dari area tratag Bangsal Sewatama.


Prosesi selanjutnya melibatkan balangan gantal, ngranupada, mecah tigan, dan sungkeman. Pasrah Sanggan, atau sanggan pamethuk, menandakan kesiapan pengantin laki-laki mengikuti upacara panggih dan memberi tahu bahwa pengantin perempuan dihadirkan dalam acara panggih. Keberadaan kembar mayang menandai bahwa pengantin laki-laki masih jejaka dan pengantin perempuan masih perawan.

Balangan Gantal berupa lintingan daun sirih diikat dengan benang lawe berwarna putih sejumlah tujuh, di mana pengantin laki-laki melempar empat, dan pengantin perempuan melempar tiga. Kelengkapannya melibatkan jambe, gambir, tembakau, dan injet dalam satu wadah.

Sejumlah tamu undangan penting hadir dalam pernikahan ini, Seperti menteri Basuki, Prof Mahfud MD, dan Anies Baswedan. Sultan HB X dan para raja dari berbagai kerajaan di Indonesia juga turut hadir dan memberikan ucapan selamat pada pasangan pengantin. (yun)

 

                        

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar